Minggu, 02 Februari 2020

Komparasiprestai belajar siswa BAB III

Nama: Kusin
Nim: 16111110087

Judul: STUDI KOMPARASI PRESTASI BELAJAR SIAWA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN KELAS X SMA DARUSSALAM BLOKAGUNG TEGALSARI BANYUWANGI SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Oleh: Noneng Nofi’ah
Nim: 2011.11.1.0556

BAB III
METODE PENELITIAN
A. Jenis penelitian
Berdasarkan pada masalah yang diteliti, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Pada pendekatan ini penelitian dimulai dari maslaah dan landasan teori. Dari masalah tersebut dibuat rumusan hipotensis. Untuk membuktikan hipotesis selanjutnya dilakukan vertifikasi dengan data atau fakta melaui observasi. Fakta dikumpulkan secara sistematis dengan perencanaan, selanjutnya dianalisis dan ditarik kesimpulan.
B. Populasi dan sampel
1. Populasi
Menurut sugiono (1999:57),  populasi adalah wilayah  generalisasi yang terdiri atas objek atau subjek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.
2. Sampel
Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Bila populasi besar, dan peneliti tidak mungkin mempelajari semua yang ada pada populasi, misalnya karena keterbatasan dana, tenaga dan waktu, maka peneliti dapat menggunakan sampel yang di ambil dari populasi itu, apa yang dipelajari dari sampel itu, kesimpulannya akan di berlakukan untuk populasi. Untuk itu sampel dari populasi harus betul-betul representasif (mewakili). (sugiyono, 2007:81).
Sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti (Arinkunto,2006:131). Menurut pendapat lain sampel adalah “sebagai sebagian dari populasi, sebagai contoh (monster) yang diambil dengan menggunakan cara-cara tertentu margono” (2010:121). Suharsimi Arikunto dalam bukunya prosedur penelitian suatu pendekatan praktek, memberikan petunjuk sebagai berikut: “Apanila subjeknya kurang dari seratus lebih baik diambil semua sehingga penlitiannya merupakan penelitian populasi. Selanjutnya jika juma subjeknya besar atau lebih dari seratus, maka dapat diambil antar 10% sampai 15% atau 20% sampai 25% atau lebih”. Adapun yang terjadi dalam menjadi sampel dalam penelitianini adalah siswa laki-laki kelas  X MIPA 4 dan siswa perempuan kelas X MIPA 2 SMA Darussalam.
C. Instrumen penelitian
Penelitian yang bertujuan untuk mengukur suatu gejala diperlukan instrumen penelitian yang mengukurnya. Instrumen dalam penelitian kuantitatif dapat berupa test, pedoman wawancara, pedoman observasi, dan kuesioner (Sugiono, 2009:398).
D. Teknik pengumoulan data
Adapun metode pengumpulan data yang akan peneliti akan gunkan adalah sebagai berikut:
1. Obsevasi
Observasi sebagai tektik pengumpulan data mempunyai ciri spesifik bila dibandingkan dengan teknik lain, yaitu wawancara dan kuesioner. Observasi adlah teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui suatu pengamatan, dengan disertai percatatan-percatatan terhadap keadaan atau eprilaku objek sasaran (Abdurrahman, 2006:104).
E. Teknik analisa data
1. Teknik analisa deskriprif
Teknik analisa deskriptif adalah teknik untuk menganalisa data yang bersifat kualitatif. (Sumarsi Suryabrata, 2002:85). Data kuantitatif adalah data yang berbentuk kata-kata, bukan dalam bentuk angka. Data kualitatif diperoleh melalui sebagai macam teknik pengumpulan data misalnya wawancara, analisis dokumen, diskusi terfokus, atau obeservasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar